Program BPNT; KPM Sragi “Disiram” Beras Apek

SBNews.com (Kalianda) – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) desa Marga Jasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan disiram beras apek. KPM mengeluhkan beras yang di terima pada Bulan ini (Oktober-red), seperti diketahui beras yang disalurkan dari pihak bulog dengan kualitas medium.

Ibu yulianti, warga desa Marga Jasa menjelaskan, jika beras medium itu kualitasnya rendah.

“Berasnya remuk, patah-patah pak, campur batu juga, lha setelah saya masak jadi nasi tapi bau apek, rasanya juga hambar,” kata warga RT.02 ini.

“Beras gini kalau dipasar paling-paling harganya Rp.7000 sekilonya pak,” imbuhnya lagi.

Tentu harapan Ibu Yulianti selaku KPM penerima manfaat dari BPNT kedepan bisa menerima beras lebih baik kualitasnya,

Mbok besok-besok pemerintah bias mengganti beras yang bagus ya pak,” ujarnya.

 

Tarman

Hal senada juga disampaikan Tarman, “Kok bias ya, beras kemarin bagus, beras sekarang jelek,” sergah Ketua RT.02 ini.

Dari pantauan dilapangan, khusus kecamatan Sragi, penyaluran BPNT pada Oktober ini KPM cenderung mengeluhkan beras bulog yang diterima, berbeda dengan bulan sebelumnya dimana kualitas berasnya relative lebih baik.

Sosok penggiat kepemudaan, Junaidi, juga menyoroti hal ini, banyak laporan dari masayarakat di beberapa desa mengeluhkan beras yang diterima masyarakat.

 

Junaidi

“Saya coba mengecek langsung kegiatan penyaluran beras, ternyata memang beras medium dan kualitasnya gak baik,” papar Junaidi yang juga aktif di organisasi kepemudaaan karang taruna Lampung Selatan.

Junaidi menyayangkan program BPNT dalam membantu rakyat miskin tetapi bantuan berasnya asalan. Lebih jauh, dia meminta kepada pihak-pihak yang berwenang memberi ketegasan kepada bulog untuk tidak lagi sebagai penyalur jika berasnya tidak layak konsumsi.*[wib]

Bagikan berita ini:

Berita lainnya

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.