Terkait Lahan PTPN VII Yang Diduga Tidak berHGU, Warga Desa Taman Sari Angkat Bicara

SinarbangsaNews.com, Pesawaran — Sugiono (60) Warga Dusun Bangun Harjo, Desa Taman Sari, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Membeberkan perihal Tanah Warga yang diduga ikut digarap oleh PTPN VII Unit Usaha Way Berulu, Jum’at (27/5/2022).

Dikatakan Sugiono kepada Awak Media Sinarbangsanews.com saat ditemui dikediamannya, Tanah seluas kurang lebih 329 hektare tersebut dibuka oleh warga sejak tahun 1951.

“Tanah itu sejak tahun 1951 sudah di garap oleh Warga Taman Sari” Kata Sugiono.

Dilanjutkannya, Pada tahun 1976 PTPN VII Unit Usaha Way Berulu dengan alasan meluruskan batas dan akibat meluruskan batas tersebut, Tanah Warga masuk kedalam Lahan Garapan ptpn7 Way Berulu.

“Tahun 1976 PTPN VII Way berulu dengan alasan meluruskan batas, disitu kenalah tanah warga dan akhirnya diambil oleh ptpn7 way berulu” Ujarnya.

“Warga pernah berusaha mempertahankan Hak miliknya pada Tahun 2003, dimediasi oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, namun gagal, dan lahan tersebut tidak di kembalikan ke Warga,” jelas Sugiono sambil meneteskan Air Mata.

Ditambahkannya, ” Sekitar 60 KK mas yang dulunya Menggarap Tanah di Dusun Bangun Harjo, belum dari Dusun Sumber Sari, Lahan meraka juga ada yang masuk ke Garapan ptpn7 Way berulu,” Tambahnya.

Ditempat yang sama, hadir salah satu Warga yang tidak ingin disebutkan namanya, ia berharap Pemerintah Kabupaten Pesawaran bisa membantu warga Desa Tamansari untuk mengembalikan Hak-Hak mereka.

“Saya berharap pemerintah Kabupaten Pesawaran bisa memberikan kesejahtraan kepada Masyarakat dan megembalikan Hak-Hak mereka.” Pungkasnya.

 

Bagikan berita ini:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.