LAMPUNG, SBN — Ketua Lembaga Komando Garuda Sakti, Hertop Halil, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Lampung Selatan atas keberhasilan menangkap pelaku pembunuhan seorang pemuda berinisial M.R.G. (18), di wilayah Natar, Lampung Selatan.
Penangkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan pencarian intensif setelah penetapan tersangka.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas gerak cepat dan kerja keras seluruh anggota Polri, khususnya Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan. Kami sangat senang dengan kinerja polisi,” ujar Hertop Halil, Jum’at, (07/02/2025).
Pelaku, yang diketahui berinisial HY, berhasil ditangkap pada Jum’at (07/02/2025) di sebuah rumah kosong milik warga.
Penangkapan ini merupakan hasil dari pencarian selama beberapa hari setelah status tersangka ditetapkan.
Hertop Halil mengecam keras tindakan pelaku dan menuntut agar hukum menjeratnya dengan hukuman yang seberat-beratnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula pada Kamis, 23 Januari 2025, di Dusun 4 Sari Rejo, Lampung Selatan. Pada saat itu, korban yang masih muda dipanggil oleh pelaku HY yang didampingi ibu V, istri dari E yang memiliki rumah di daerah tersebut.
Ketegangan terjadi ketika korban merasa tidak terima dengan tindakan pelaku terhadap ibunya, yang menyebabkan percekcokan antara korban dan pelaku.
Situasi memanas, dan pelaku yang merupakan kepala dusun, mendorong ibu korban hingga terjatuh. Melihat ibunya terjatuh, korban pun merasa marah dan meminta bantuan warga sekitar. Ketika percakapan semakin memanas, korban tiba-tiba melayangkan serangan terhadap pelaku. Dalam waktu singkat, pelaku HY memukul kepala korban dengan balok kayu yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Akibat pukulan tersebut, korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Warga sekitar segera membantu dan korban dilarikan ke Rumah Sakit Medika untuk mendapatkan pertolongan pertama, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumaharjo pada tanggal 24 Januari 2025 untuk menjalani operasi akibat pendarahan hebat yang dideritanya. Sayangnya, meskipun dilakukan operasi, korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.
Setelah penangkapan pelaku, Hertop Halil menyampaikan bahwa Komando Garuda Sakti akan mengawal kasus ini sampai tuntas.
Ia meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam insiden ini, termasuk yang diduga membantu pelaku, dapat diamankan dan dihukum sesuai hukum yang berlaku.
“Kami akan memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam insiden ini mendapatkan proses hukum yang adil. Kami berharap agar keluarga korban dapat merasakan keadilan yang mereka harapkan,” ujar Hertop Halil.
Komando Garuda Sakti berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini demi memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.(tim/red)










