SinarbangsaNews.com, Pringsewu — Pekon wonosari laksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) antar pengurus di Pekon Wonosari yang dilaksanakan di balai Pekon Wonosari, Kecamatan Gading rejo, Kabupaten Pringsewu. Selasa (6/9/2023)
Tujuan dari FGD adalah untuk perencanaan Pencegahaan Stunting di Pekon Wonosari Tahun 2023. Salah satu fokus pemerintah Pusat dan Provinsi Lampung saat ini adalah pencegahan Stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal. Dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh pengurus FGD Desa Wonosari dan Perangkat Pekon, pada kesempatan itu, Kepala Pekon Wonosari Rusmiyanto menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk membahas program posyandu bagi kesehatan Balita di ruang lingkup pekon wonosari.
Menurut penuturan Rusmiyanto penanganan Stunting di Pekon Wonosari Tahun 2023 telah mengalami penurunan, pada Tahun 2022 lalu jumlah Stunting didesanya berjumlah 8 (delapan) anak, dan saat ini angka Stunting turun menjadi 6(enam) anak.
” Iya mas, di Tahun 2022 angka Stunting di Pekon Wonosari ini berjumlah Delapan anak, dan alhamdullilah di Tahun 2023 ini angka Stunting turun menjadi 6 anak, dan inilah pentingnya posyandu untuk balita, agar bisa menjadi kontrol terhadap pertumbuhan balita dari sisi kesehatan khususnya di Pekon Wonosari” Ucapnya.
Rusmiyanto menghimbau kepada masyarakat khususnya ibu-ibu yang memiliki balita agar dapat memberikan makanan yang tepat bagi balita untuk peningkatan Gizi sehingga tidak ada Stunting lagi di Pekon Wonosari.
” Kepada masyarakat, khususnya Ibu-ibu yang memiliki balita agar dapat memberikan makan-makanan yang tepat guna untuk bisa meningkatkan gizi sehingga tidak ada lagi stunting di Pekon Wonosari ini.” Ungkapnya.










