Pengerajin makanan kelanting di Desa Karang Anyar butuh perhatian khusus dari Pemerintah

banner 468x60
Listen to this article

SinarbangsaNews.com, Pesawaran — Singkong merupakan jenis Ubi kayu yang menjadi salah satu bahan baku makanan  yang sejak dulu menjadi konsumsi masyarakat. bahan baku Singkong juga kerap dijadikan cemilan atau bahkan menjadi Oleh-oleh sebagian konsumen yang gemar dengan makanan ringan yang satu ini, yang sebelumnya diolah terlebih dahulu.

Desa karang anyar kecamatan GedongTataan kabupaten pesawaran ini menjadi salah satu desa yang mayoritas warganya menekuni usaha makanan ringan dari bahan olahan singkong tersebut. Jumat ( 25/8/2023)

Salah satu warga karang Anyar Parlin yang akrab disapa (bang ilin) adalah pelaku usaha kecil rumahan dari sekian banyak warga yang melakoni usaha dibidang yang sama ini, bahan baku singkong ini kemudian diolah menjadi  Aneka makanan ringan yang salah satunya dikenal oleh kalangan masyarakat luas dengan nama Kelanting.

Dia menuturkan bahwa sejak lama ia menekuni usaha tersebut, pekerjaan yang ia lakoni sejak Puluhan tahun tersebut memang bukan merupakan usaha rumahan yang meraup keuntungan besar, namun baginya usaha inilah yang telah menghidupi keluarganya selama ini.

Dengan berbekal Alat produksi yang masih tradisional dan masih menggunakan peralatan manual ini ia tekuni dengan sepenuh hati. baginya ini sudah menjadi satu-satunya pekerjaan untuk untuk menghidupi dirinya dan keluarga.

Ditemui kru Sinarbangsanews.com di Rumahnya yang tidak begitu luas dan sekaligus menjadi tempat Produksi makanan berbahan singkong ini, dimana parlin bekerja sehari-harinya, ia  berharap usaha ini tetap berjalan meski dengan Modal seadanya meski terkadang terseok-seok, dikarenakan daya beli yang menurun.

Belum lagi bahan pokok lain seperti minyak goreng yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan harga dipasaran , menjadi salah satu faktor usahanya sempat mengalami kesulitan.

” Kendalanya dipenjualan bang, pembeli menurun sedangkan Harga bahan lainnya kan naik. jadi sangat tipis sekali untungnya. tapi kita tetap bertahan untuk terus produksi, ya mau gimana lagi bang. ” ungkapnya

Kendati demikian dia Berharap Uluran tangan  pemerintah melalui instansi terkait agar sekiranya dapat membantu usahanya tersebut. agar ia dapat terus menghidupi keluarga dengan usaha kecil rumahan yang menjadi tumpuannya, seperti harga minyak goreng dan peralatan produksi yang lebih baik lagi.

Semoga pelaku usaha kecil rumahan mendapat perhatian khusus dari pemerintah kabupaten pesawaran, melalui program- program pemerintah untuk usaha rumahan, agar usaha masyarakat kecil di desa karang anyar khususnya dapat lebih baik lagi. baik dari sisi produksi maupun penjualan dipasaran. (pans)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses