Limbah Cemari Tanah Warga, Pengembang Ghalia Cluster Dianggap Tak Beretika

banner 468x60
Listen to this article

Pesawaran, SinarbangsaNews.com — Warga Dusun Curup, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, menolak keras aliran limbah rumah tangga dari Perumahan Ghalia Cluster yang mencemari lahan milik mereka.

Tak hanya itu, warga juga mengecam sikap arogan pihak pengembang yang dinilai tak menghargai keluhan masyarakat. Senin, (28/04/2025).

Kepala Dusun (Kadus) Curup, Ropiyudin, saat dikonfirmasi bahwa warga menolak tanah mereka dijadikan tempat pembuangan limbah.

” Jika pengembang punya inisiatif, seharusnya disegerakan membuat aliran limbah. dan sekarang warga tidak mengizinkan tanah mereka dialiri air limbah rumah tangga.” tegas Ropiyudin.

Ia menegaskan bahwa sebagai perwakilan warga, ia hanya menyampaikan keluhan masyarakat.

Selain masalah limbah, warga juga mempertanyakan komitmen pengembang dalam menyediakan fasilitas umum, termasuk salah satunya tempat pemakaman.

” Ini kan bisnis, jadi harus menyediakan fasilitas yang layak, yang disayangkan warga adalah sikap pengembang, (Indra), yang dianggap merendahkan masyarakat, ucap Ropiyudin seraya menirukan ucapan pengembang.

“Siapa yang di belakang Pak Kadus? Saya enggak takut! Kalau mau tutup, tutuplah siring itu!. ” tirunya.

Ucapan tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian pengembang terhadap keluhan warga dan arogansi yang memicu kekecewaan warga sekitar, disamping itu warga sekitar juga tidak melarang warga Ghalia cluster untuk melalukan kegiatan ibadah di masjid yang telah ada.

Ketua Ormas PAC Kecamatan Gedong Tataan Grib Jaya , Sobri, menegaskan bahwa kehadiran perumahan seharusnya membawa manfaat bagi warga, dan jangan sampai menimbulkan kerugian.

“Ini panggilan hati kami sebagai kontrol sosial, dan Masyarakat jangan dirugikan, harusnya ada manfaat yang dapat dirasakan.” tegas Sobri.

Sobri beserta pengurus PAC kecamatan Gedong Tataan GRIB JAYA, juga mendukung penuh peran Kadus sebagai perwakilan warga, Kadus dipilih oleh warga, sudah seharusnya menyuarakan aspirasi mereka. Kami akan kawal sampai keluhan ini ditindaklanjuti, bahkan jika perlu sampai ke dinas terkait” tegasnya. (TIM)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses