Perdamaian Oknum PSHT yang telah melakukan   pengeroyokan terhadap salah satu warga Panaragan Minta di Ulang kembali

SinarbangsaNews.com, Tubaba — Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung melakukan protes atas proses perdamaian antara oknum warga PSHT terduga pelaku penganiayaan dan Korban anak di bawah umur.

Dikatakan Kepalo Tiyuh Panaragan bahwa aksi Protes masyarakat Tiyuh Panaragan tersebut dikarenakan kurang efektif dalam proses perdamaian secara tertulis antara terduga pelaku dan korban pada Hari Senin,(4/12/2023) kemarin.

“Jadi masyarakat tiyuh panaragan tidak menerima proses perdamaian karena pelakunya hanya satu di surat perdamaian, sementara saat kejadian pelakunya banyak, jadi masyarakat meminta agar semuanya di hadir kan ,”kata Edyson, Selasa,(5/12/2023).

Masih kata Edison, atas protes masyarakat dan para Tokoh Tiyuh Panaragan maka pemerintah Tiyuh Panaragan melayangkan undangan kepada terduga pelaku dan korban.

“Kita sudah mengundang semua para terduga pelaku pengeroyokan dan korban, selain itu kita mengundang Tokoh Masyarakat,Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda Tiyuh panaragan, lalu Babinsa serta Bhabinkamtibmas pada hari ini, Namun kedua belah pihak tidak menghadiri undangan tersebut,” jelasnya Edyson.

Lanjutnya, upaya mediasi yang dilakukan pihak Tiyuh pada hari ini gagal untuk mengumpulkan kedua belah pihak dan para tokoh serta masyarakat, namun pemerintah Tiyuh akan menayangkan kembali surat undangan kepada semua terduga pelaku pengeroyokan dan korban.

Bagikan berita ini:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.