Dia mengatakan pertemuan Megawati dan Ridwan Kamil dilakukan secara tertutup. Dia menuturkan pertemuan itu juga membahas pembangunan monumen terkait Bung Karno.
“Pertemuan dilakukan sebenarnya secara tertutup dibahas tentang pembangunan beberapa monumen yang berkaitan dengan Bung Karno, Pak Ridwan Kamil telah menggelorakan bagaimana perjuangan Bung Karno di Kota Bandung melalui pembentukan PNI pada tanggal 4 Juli 1927,” ujarnya.
“Kemudian monumen ketika Bung Karno ditahan di penjara di Bancai, kemudian di Sukamiskin, semua monumen-monumen itu dengan sangat baik, termasuk di konferensi Asia Afrika dibangun oleh Bapak Ridwan Kamil,” lanjut dia.
Hasto lantas mengapresiasi Ridwan Kamil terkait pembangunan monumen tersebut. Dia menyebut hal itu merupakan langkah membangun kesadaran atas perjuangan Bung Karno.
“Kami memberikan apresiasi tentu saja atas suatu program untuk membangun kesadaran terhadap jas merah atas perjuangan Bung Karno sebagai proklamator dan bapak bangsa Indonesia,” imbuhnya.
Sebelumnya, eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ternyata sudah bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Apa yang dibahas keduanya?
Untuk diketahui, pada tanggal 5 September kemarin, Ridwan Kamil berangkat ke Jakarta, tepatnya ke Kemendagri, untuk menghadiri pelantikan Pj Gubernur Jawa Barat. Ridwan Kamil menyetir sendiri mobilnya dari Bandung ke Jakarta.
Seorang politikus pendukung Ganjar membisikkan informasi bahwa tujuan Ridwan Kamil menyetir sendiri ke Jakarta bukan ke Kemendagri semata. Dia menyebut Ridwan juga berkunjung ke kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar.
Informasi ini diamini oleh politikus PDIP Deddy Sitorus. Deddy sudah mendengar informasi soal pertemuan Megawati dan Ridwan Kamil pekan ini.
“Ya saya dengar begitu,” kata Deddy saat dikonfirmasi, Jumat (8/9/2023). Deddy menjawab pertanyaan apakah benar Ridwan Kamil menemui Megawati pada tanggal 5 kemarin.
Deddy menuturkan Ridwan Kamil bertukar pikiran dengan Megawati. Dia menyebut Ridwan Kamil saat itu baru saja menyelesaikan tugasnya memimpin Jawa Barat.
“Tukar pikiran saja, karena beliau baru selesai tugas jadi gubernur Jabar,” kata Deddy.










