Respons Cepat Banjir, Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Titik Rawan di Sejumlah Kecamatan

banner 468x60
Listen to this article

BANDAR LAMPUNG, Sinarbangsanews.com – Menyikapi hujan deras yang menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bergerak cepat turun langsung meninjau titik-titik terdampak banjir di beberapa kecamatan, Sabtu (10/1/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons sigap Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menyiapkan langkah penanganan banjir secara menyeluruh.

Peninjauan lapangan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi masyarakat terdampak, mengidentifikasi kerusakan infrastruktur, serta memetakan kebutuhan penanganan banjir, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Di setiap lokasi, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva meninjau kondisi drainase, aliran sungai, talud, hingga permukiman warga. Selain itu, ia juga berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap keluhan, kebutuhan mendesak, serta masukan terkait penanganan banjir.

Sehari sebelumnya, Jumat (9/1/2026), Bunda Eva telah lebih dulu meninjau sejumlah titik rawan banjir di tiga kelurahan di Kecamatan Sukabumi, yakni Kelurahan Campang, Sukabumi Indah, dan Sukabumi. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota bersama Satuan Tugas (Satgas) Banjir dari berbagai perangkat daerah langsung melakukan pembersihan sungai. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk menormalisasi aliran sungai yang tersumbat sampah dan ranting pohon.

Peninjauan kembali dilanjutkan pada Sabtu (10/1/2026) di Kecamatan Kedamaian, dengan mengunjungi Perumahan Bukit Kencana dan Jalan Pangeran Antasari. Rombongan kemudian menuju Gang Persada/Gang Ainan di Kelurahan Kalibalau Kencana, Jembatan Gang Tariak di Jalan Hi. Syarif, serta beberapa titik rawan banjir lainnya.

Bunda Eva juga melakukan pengecekan kondisi sungai di Kecamatan Sukabumi, tepatnya di Jalan Pulau Singkep RT 11 Lingkungan II, Kelurahan Sukabumi, kemudian dilanjutkan ke Gang Tangkil, Kecamatan Labuhan Ratu.

Selain itu, pemantauan dilakukan di Jalan Doktor Sutomo, Kecamatan Kedaton. Di lokasi tersebut, tim Satgas Banjir bergerak cepat membersihkan sungai, saluran air, dan badan jalan yang dipenuhi lumpur hingga malam hari.

“Pembersihan kali dan siring yang dangkal serta pemasangan box culvert akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Bunda Eva saat meninjau lokasi pada malam hari.

Dari hasil pantauan di lapangan, Wali Kota menemukan masih banyak rumah warga yang memakan badan sungai, bahkan terdapat bangunan yang berdiri di atas aliran kali dan gorong-gorong.

“Kami akan berdialog dengan warga terkait kondisi ini, sekaligus memanggil beberapa pengembang perumahan untuk bekerja sama mencari solusi terbaik agar banjir tidak terus berulang,” tegasnya.

Bunda Eva menambahkan bahwa penanganan banjir tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan kepada pihak kelurahan, kecamatan, atau petugas terkait apabila terjadi genangan maupun banjir.

“Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, kita harapkan penanganan banjir bisa lebih cepat dan risiko kejadian serupa di masa mendatang dapat ditekan,” pungkas Bunda Eva.

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses