Supriyanto: Kami Bukan Calon Boneka, Kami Hadir untuk Perjuangan dan Perubahan di Pesawaran

banner 468x60
Listen to this article

Pesawaran, SinarbangsaNews.com – Di hadapan para koordinator desa dan tim pemenangan Kecamatan Negeri Katon, Calon Bupati Pesawaran nomor urut 01, Supriyanto, menyampaikan penegasan penting: dirinya dan calon wakil bupati Suriansyah bukanlah calon boneka seperti yang diisukan sejumlah pihak.

Acara konsolidasi tersebut digelar di kediaman Ketua DPD II Partai Golkar, Yusak, di Desa Halangan Ratu, Senin (21/4/2025).

Supriyanto menanggapi isu-isu negatif yang sempat beredar di masyarakat mengenai Paslon 01. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa dirinya tetap setia melanjutkan perjuangan almarhum Aries Sandi.

“Kalau Supriyanto dan Suriansyah calon boneka, untuk apa kami ada di sini dan berjuang untuk masyarakat? Katanya Supriyanto pengkhianat, saya setia. Tujuan Bapak Aries Sandi, tujuan Supriyanto—yang kemarin sempat didiskualifikasi—hari ini saya menunjukkan perjuangan itu, untuk melanjutkan tujuan Bapak Aries Sandi: mencapai perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Supriyanto menekankan bahwa dirinya dan Suriansyah adalah putra daerah yang memiliki komitmen penuh terhadap kemajuan Pesawaran.

“Menang atau kalah, mereka itu dipastikan akan pergi dari Pesawaran. Dia tidak akan berpikir lagi Pesawaran seperti apa, karena dia bukan orang Pesawaran. Biarkan Pesawaran ini dipimpin dan diatur oleh orang Pesawaran,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan bijak dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 24 Mei mendatang.

“Sampaikan ke tetangga-tetangga bahwa Supriyanto–Suriansyah ini bukan calon boneka. Yang katanya isu golput, isu coblos dua-duanya—masyarakat ini dipastikan tidak mau dengan sebelah, karena sudah tahu masa pemerintahannya bobrok,” terangnya.

Supriyanto menegaskan bahwa dirinya dan Suriansyah hadir untuk berjuang membangun kampung halaman agar lebih makmur dan sejahtera.

“Pak Suriansyah itu sudah enak-enak di Jakarta. Saya minta sama sekretaris Partai Golkar pusat, tolong bantu saya rekomendasikan Pak Suriansyah untuk pulang kampung, untuk membantu kampung. Suratnya keluar. Suriansyah itu kader Partai Golkar,” imbuhnya.

Di akhir, Supriyanto mengungkapkan bahwa sempat terjadi ketegangan antara dirinya dan Suriansyah, namun hal itu bisa diselesaikan karena komitmen bersama membangun daerah.

“Sebenarnya Suriansyah marah sama saya. Saya terangkan, kita harus membangun. Mak kham sapa lagi, kata orang Lampung. Dengan masuknya Suriansyah, itu penduduk pribumi—mulai dari Tataan sampai Kemiling hingga Tegineneng yang tadinya pecah, sekarang kompak,” pungkasnya.

Dengan semangat membangun dari hati dan komitmen sebagai putra daerah, Supriyanto dan Suriansyah mengajak seluruh masyarakat Pesawaran untuk bersama-sama memilih pemimpin yang benar-benar peduli dan memahami kebutuhan rakyat.

Pada tanggal 24 Mei mendatang, mari kita gunakan hak suara dengan bijak dan menangkan perubahan yang kita dambakan Untuk Pesawaran yang lebih baik, dipimpin oleh putra daerah, bukan boneka politik.(*)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses