Walikota Bandar Lampung Hadiri Grand Final Muli Mekhanai 2025, Dorong Generasi Muda Jadi Duta Daerah

Bandar Lampung, SinarbangsaNews.com – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menghadiri Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung Tahun 2025 yang digelar di Aula Gedung Semergou, Sabtu malam (26/04/2025).

Ajang prestisius ini diikuti oleh 30 finalis, terdiri dari 15 Muli (puteri) dan 15 Mekhanai (putera), yang merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Walikota Eva Dwiana menyampaikan apresiasi kepada para juri dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya mengucapkan terima kasih kepada para juri yang telah melakukan penilaian secara profesional. Saya yakin para finalis yang terpilih akan menjadi duta andalan dalam mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata Kota Bandar Lampung,” ujar Walikota.

Walikota juga memberikan penilaian positif terhadap kualitas para peserta yang dinilai telah menunjukkan potensi dan kemampuan luar biasa. Ia berharap para pemenang yang akan mewakili Kota Bandar Lampung ke tingkat provinsi dapat mempertahankan prestasi dan membawa nama baik kota di kancah yang lebih tinggi.

“Kita butuh generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga mampu menjadi panutan serta berkontribusi nyata dalam kemajuan Kota Tapis Berseri,” tambahnya.

Acara Grand Final ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Bandar Lampung, jajaran Forkopimda, Plt. Asisten dan Staf Ahli, kepala OPD, pimpinan BUMD, serta para camat se-Kota Bandar Lampung.

Pemilihan Muli Mekhanai merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Bandar Lampung sebagai bentuk pembinaan karakter dan potensi generasi muda, sekaligus sebagai strategi promosi budaya lokal ke tingkat nasional bahkan internasional.

 

Bagikan berita ini:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses