Bupati Nanda Jemput Dana Bergulir Nasional, Petani Pesawaran Siap Dapat Akses Pembiayaan Hijau

banner 468x60
Listen to this article

Jakarta, Sinarbangsanews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis lingkungan kembali ditunjukkan melalui langkah strategis Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. yang terlibat langsung dalam penandatanganan kerja sama pendanaan Fasilitas Dana Bergulir (FDB) Multi Usaha Kehutanan. Program ini membuka peluang besar bagi petani perhutanan sosial untuk mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah, produktif, dan berkelanjutan.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat pembiayaan hijau sekaligus mendukung pengembangan usaha kehutanan berbasis masyarakat.

Kerja sama ini mempertemukan BPDLH dengan sejumlah mitra pemasok dan offtaker strategis, yakni PT Mars Symbioscience Indonesia dalam pengembangan ekosistem kakao, serta PT Olam Food Ingredients Indonesia untuk pengembangan ekosistem agroforestri kopi, agrosilvopastura, dan holtisilvikultur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama BPDLH, Wakil Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Wakil Gubernur Lampung, Bupati Lampung Timur, serta CEO PT Mars Symbioscience Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pesawaran didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Arief Budiman serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam Alkholid, S.H., M.M.

Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam membuka akses permodalan bagi masyarakat yang selama ini bergerak di sektor perhutanan sosial dan pertanian berbasis lingkungan.

“Program ini memberikan peluang besar bagi petani untuk mendapatkan dukungan pembiayaan yang lebih mudah dan berkelanjutan. Selain meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, program ini juga mendorong upaya pelestarian lingkungan yang menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Bupati.

Menurutnya, keberadaan dana bergulir ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani dalam mengembangkan usaha kakao, kopi, dan berbagai komoditas unggulan lainnya dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Selain memberikan manfaat ekonomi, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam membangun rantai pasok komoditas berkelanjutan yang memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyambut baik kolaborasi ini karena sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung bersama BPDLH dijadwalkan akan melaksanakan launching perdana program Dana Bergulir Multi Usaha Kehutanan pada Mei 2026 mendatang. Peluncuran program akan dipusatkan di dua kabupaten sentra kakao di Provinsi Lampung, yakni Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Timur.

Melalui program ini, Kabupaten Pesawaran diharapkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan ekonomi hijau berbasis perhutanan sosial yang mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.(***)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses