Bupati Nanda Paparkan Capaian Kinerja dan Realisasi APBD 2025 di Hadapan DPRD Pesawaran

banner 468x60
Listen to this article

Pesawaran, Sinarbangsanews.com – Pemerintah Kabupaten Pesawaran secara resmi memaparkan capaian kinerja pemerintahan dan realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran. Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tersebut menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat melalui DPRD sebagai lembaga pengawas jalannya pemerintahan.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Senin (30/3/2026).

Dalam penyampaiannya, Bupati menjelaskan bahwa LKPJ merupakan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran yang disampaikan kepada DPRD sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah serta sarana pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

“LKPJ ini memuat gambaran capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat selama Tahun Anggaran 2025,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan APBD menjadi salah satu indikator utama dalam menilai keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama dalam kemampuan pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp1,204 triliun atau 90,21 persen dari target sebesar Rp1,334 triliun. Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp116,84 miliar atau 66,45 persen dari target, serta Pendapatan Transfer sebesar Rp1,085 triliun atau 94,44 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,198 triliun atau 89,34 persen dari target Rp1,340 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer yang diarahkan untuk menunjang pembangunan daerah dan pelayanan masyarakat.

Pada sektor pembiayaan daerah, tercatat defisit sebesar Rp6,23 miliar yang berhasil ditutupi melalui pembiayaan daerah, sehingga menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 sebesar Rp13,28 miliar.

Bupati Nanda menegaskan bahwa capaian yang diraih sepanjang tahun 2025 merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pesawaran.

“Kami menyadari masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, kami berharap DPRD dapat memberikan masukan, saran, serta koreksi yang konstruktif demi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah ke depan,” ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran atas dukungan dan partisipasi yang telah diberikan dalam pelaksanaan pembangunan daerah selama tahun 2025.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Pesawaran, atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan. Semoga sinergi ini terus terjaga demi mewujudkan Pesawaran yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutup Bupati.

Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, para Camat, serta unsur terkait lainnya.(**)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses