Pesawaran, SinarbangsaNews.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Pesawaran menanggapi kasus dugaan kekerasan yang dilakukan seorang guru terhadap murid di SDN 9 Kedondong.
Ketua Komisi IV DPRD Pesawaran, Muhammad Rinaldi, B.A., MBA. mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setelah video kejadian tersebut viral di media sosial.
“Menurut penjelasan dari Kepala Dinas Pendidikan, guru yang bersangkutan sudah diarahkan untuk menjalani tes kesehatan jiwa. Hasil tes ini akan menjadi dasar evaluasi sekaligus penentuan sanksi,” ujar Rinaldi melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Minggu, (24/08/025).
Insiden itu terjadi pada 28 Juli 2025 saat upacara di halaman SDN 9 Kedondong. Guru bernama Harmini tiba-tiba mengamuk dan berusaha mencekik siswanya di depan para pelajar dan guru lain.
Beruntung, aksi tersebut segera dicegah oleh sejumlah guru yang sigap menghalau Harmini agar tidak melukai murid. Rekaman video kejadian kemudian menyebar cepat di media sosial dan menuai kecaman luas dari masyarakat.
Rinaldi menegaskan, pemeriksaan kejiwaan penting dilakukan agar sanksi yang diberikan tepat dan sesuai aturan. “Kami di DPRD akan terus mengawal kasus ini. Bila perlu, Komisi IV akan memanggil Dinas Pendidikan untuk rapat dengar pendapat,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pesawaran membenarkan Harmini sementara ditarik dari kegiatan belajar-mengajar sembari menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan.








