Perkuat Layanan Kesehatan dari Desa, Tim Pembina Posyandu Pesawaran Matangkan Sinergi Lintas Sektor

banner 468x60
Listen to this article

Pesawaran, Sinarbangsanews.com – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui penguatan peran Posyandu. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan yang digelar di Regency Hotel Pringsewu, Rabu (8/4/2026), sebagai langkah strategis membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung layanan kesehatan yang lebih optimal hingga tingkat desa.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari Tim Pembina Posyandu serta perwakilan perangkat daerah terkait. Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan penguatan fungsi pembinaan Posyandu dari tingkat kabupaten hingga desa.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Trio Pranoto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu, serta mendorong kualitas pelayanan Posyandu yang lebih baik di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.

“Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyusun langkah tindak lanjut bersama dalam memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang semakin berkualitas,” ujarnya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran, Cindy Aria Anton, S.E., M.M., menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan masyarakat, tidak hanya di bidang kesehatan tetapi juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga bidang sosial.

“Posyandu saat ini menjadi pusat pelayanan masyarakat yang berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Karena itu diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antar sektor agar seluruh program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Cindy.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Rita Anggraeni, yang memaparkan implementasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Program yang telah diresmikan sejak 31 Agustus 2023 itu memberikan pelayanan bagi seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa, ibu hamil hingga lanjut usia, dengan fokus pada upaya promotif dan preventif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr. Media Apriliana, menekankan pentingnya peran Tim Pembina Posyandu dalam memberikan arahan, pembinaan, pendampingan, hingga evaluasi terhadap pelaksanaan Posyandu di lapangan.

Menurutnya, peningkatan kualitas kader menjadi faktor utama dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan terstandarisasi.

“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu kader harus memiliki keterampilan yang memadai serta terintegrasi dalam sistem informasi kesehatan agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar dr. Media.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Tim Pembina Posyandu diharapkan mampu mendorong dukungan pemerintah desa, baik secara moril maupun material, sekaligus melahirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap Posyandu semakin mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, memperkuat pelayanan dasar, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Kegiatan Bimtek ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif sebagai sarana berbagi pengalaman, masukan, dan solusi dalam penguatan Posyandu di Kabupaten Pesawaran.(**)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses