Soal Isu Mark Up Absensi, Ketua IWOI Lamsel: Saya Hadir Sebagai Kader Partai, Bukan Bawa Organisasi

banner 468x60
Listen to this article

Lampung Selatan, SinarbangsaNews.com — Pemberitaan salah satu media online newslampung.co yang menyebut adanya dugaan markup absensi dan pencatutan nama jurnalis oleh Ketua IWOI Lampung Selatan, Hari Prasetyo Wibowo, menuai kecaman dari sejumlah pihak.

Hari menegaskan, kehadirannya pada acara HUT Partai Demokrat di kantor DPC Demokrat Lampung Selatan murni sebagai kader partai, bukan membawa nama organisasi profesi.

“Saya hadir sebagai kader Demokrat, bukan sebagai Ketua IWOI Lampung Selatan. Jadi sangat keliru bila kehadiran saya dikaitkan dengan organisasi,” jelas Hari, Senin (16/9/2025).

Tudingan pencatutan nama jurnalis pun dibantah. Ketua DPC GWI Lampung Selatan, Beddi, menyatakan dirinya menerima uang transport di acara tersebut tanpa ada masalah.

“Saya terima uang transport, dan tidak ada pencatutan nama saya. Justru yang saya sesalkan, pemberitaan itu menyeret nama organisasi, padahal jelas Hari hadir menggunakan seragam partai,” tegas Beddi.

Sekretaris DPC GWI Lampung Selatan, Asroni, membenarkan hal tersebut. Ia bahkan menuturkan bahwa dirinya datang paling akhir namun tetap difasilitasi oleh Hari agar mendapatkan uang transport.

“Saya yang datang paling akhir saja tetap diusahakan dapat transport oleh Hari. Jadi bagaimana mungkin ia dituduh mencatut nama orang lain,” ujarnya.

Sikap tegas juga datang dari DPW IWOI Provinsi Lampung. Sekretaris DPW, Ferry Faizin IM, mengecam keras pemberitaan yang dinilai sepihak dan tidak melalui konfirmasi.

“Hari memang Ketua IWOI Lampung Selatan, tapi saat itu dia hadir di acara HUT Partai Demokrat, bukan dalam kapasitas membawa nama organisasi. Ia tidak memakai seragam IWOI dan tidak menjalankan tugas organisasi. Kami sangat menyayangkan pemberitaan tanpa konfirmasi ini,” tegas Ferry.

Ferry menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi langsung dengan Sekretaris dan Ketua Umum DPP IWO Indonesia. Langkah hukum juga dipersiapkan jika pemberitaan tersebut terbukti tidak benar.

“Kami sudah melaporkan ke DPP. Jika tidak ada klarifikasi dari media yang bersangkutan, kami akan menempuh jalur hukum dengan melayangkan somasi resmi,” pungkasnya.

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses