Universitas Saburai Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Perkuat Sinergi Akademik dan Polda Lampung

banner 468x60
Listen to this article

Bandar Lampung, Sinarbangsanews.com – Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) resmi meluncurkan Pusat Studi Kepolisian sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Polda Lampung sebagai langkah memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang terus berkembang. Peresmian yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai riset, inovasi, dan rekomendasi kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., mengatakan kerja sama antara perguruan tinggi dan kepolisian merupakan kebutuhan di tengah semakin kompleksnya dinamika sosial. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan solusi melalui penelitian dan kajian akademik yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Universitas Saburai, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jajaran Polda Lampung. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Kerja sama seperti ini sesungguhnya sudah lama kami harapkan, karena kami percaya kampus tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai institusi menjadi kunci agar ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Sodirin.

Ia menjelaskan, Universitas Saburai memiliki potensi besar melalui dosen, peneliti, mahasiswa, serta berbagai hasil kajian ilmiah. Sementara itu, Polda Lampung memiliki pengalaman empiris dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di lapangan.

Menurutnya, perpaduan antara kekuatan akademik dan pengalaman praktis kepolisian akan menghasilkan gagasan, inovasi, serta rekomendasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sodirin menegaskan, penandatanganan kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata. Ia berharap kedua institusi segera merealisasikan berbagai program kolaboratif, mulai dari penelitian bersama, seminar, kuliah umum, pelatihan, pengembangan sumber daya manusia hingga pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin kerja sama ini benar-benar hidup melalui kegiatan yang nyata. Harapannya akan lahir berbagai kajian ilmiah yang mampu menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan publik yang terus berkembang,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa Pusat Studi Kepolisian harus menjadi ruang intelektual yang produktif, bukan sekadar simbol kerja sama antarlembaga.

“Kami tidak ingin pusat studi ini hanya menjadi nama di papan atau sekadar tercantum dalam dokumen. Kami ingin tempat ini menjadi ruang berdiskusi, bertukar gagasan, melakukan riset, sekaligus melahirkan pemikiran-pemikiran yang mampu memberikan manfaat bagi dunia kepolisian maupun masyarakat luas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pusat Studi Kepolisian Polda Lampung, Edi Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Saburai dalam membangun kemitraan strategis bersama Polda Lampung.

Menurutnya, pembentukan Pusat Studi Kepolisian menjadi langkah konkret dalam mempertemukan pendekatan akademik dengan pengalaman praktis kepolisian guna menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen administratif, tetapi merupakan langkah nyata dalam membangun sinergi antara institusi kepolisian dengan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Edi menilai tantangan kepolisian saat ini semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber, penyalahgunaan narkotika, perdagangan orang, hingga berbagai ancaman keamanan lainnya. Oleh karena itu, kebijakan kepolisian perlu diperkuat dengan hasil riset yang komprehensif dan berbasis data.

“Pusat Studi Kepolisian diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan praktisi kepolisian dalam menghasilkan kajian strategis, rekomendasi kebijakan, inovasi pelayanan publik, sekaligus menjadi laboratorium pemikiran bagi pembangunan keamanan di Provinsi Lampung,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, Universitas Saburai dan Polda Lampung berkomitmen menjadikan Pusat Studi Kepolisian sebagai pusat pengembangan ilmu kepolisian (center of excellence) yang mampu menghasilkan penelitian berkualitas, memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta mendukung transformasi Polri yang Presisi melalui pendekatan ilmiah, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(**)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses