Pastikan Standar Higienitas dan Data Penerima Akurat, Satgas MBG Pesawaran Tinjau SPPG di Gedong Tataan

banner 468x60
Listen to this article

Pesawaran, Sinarbangsanews.com – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melakukan inspeksi lapangan ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (30/1/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan mutu, keamanan pangan, serta kesiapan tata kelola program sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Inspeksi lapangan menyasar SPPG Bernung dan SPPG Taman Sari dengan melibatkan lintas perangkat daerah, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfotiksan, DPMPTSP, Camat Gedong Tataan, serta kepala desa setempat. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi wujud sinergi pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan Program MBG, khususnya dari aspek higienitas, keamanan pangan, lingkungan, dan kelengkapan perizinan.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Pesawaran, Drs. Nur Asikin, M.I.P., menjelaskan bahwa Satgas memiliki peran strategis sebagai koordinator sekaligus pengawas pelaksanaan program MBG di daerah.

“Tugas kami memastikan seluruh proses penyaluran dan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai prosedur dan ketentuan. Salah satu fokus utama adalah penyesuaian dan validasi data penerima manfaat, karena data yang akurat menjadi kunci kelancaran dan pencegahan potensi permasalahan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, inspeksi ini juga bertujuan untuk meminimalisasi berbagai risiko, termasuk potensi keracunan makanan maupun persoalan teknis lainnya yang dapat merugikan penerima manfaat. Oleh sebab itu, Satgas MBG akan melakukan kunjungan dan pengecekan secara bertahap ke seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Pesawaran.

Dalam peninjauan tersebut, tim Satgas turut memastikan setiap dapur MBG memenuhi standar pengelolaan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga sistem pembuangan air limbah. Selain itu, Satgas juga mendorong agar keberadaan SPPG mampu memberikan manfaat bagi desa, baik melalui pemanfaatan bahan baku lokal maupun pemberdayaan tenaga kerja masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil inspeksi, SPPG Bernung dinilai telah berjalan cukup baik dengan sistem pengelolaan sampah dan air limbah yang tertata. SPPG ini melayani 26 sekolah dengan total produksi sebanyak 3.430 porsi makanan per hari, serta melayani kelompok penerima manfaat B3 di Desa Bernung yang berjumlah 500 orang, terdiri dari 337 balita, 41 ibu hamil, dan 82 ibu menyusui.

Sementara itu, pada SPPG Taman Sari, tim Satgas menemukan beberapa catatan teknis yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pengelola. Catatan tersebut telah disampaikan langsung di lokasi, dan pemerintah daerah berkomitmen melakukan kunjungan lanjutan guna memantau progres perbaikan yang dilakukan.

“Melalui inspeksi ini, Pemkab Pesawaran melalui Satgas MBG menjalankan perannya sebagai mitra sekaligus pengawas, agar Program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan aman, higienis, dan berkelanjutan,” tambah Nur Asikin.

Ia menegaskan, koordinasi yang solid antara pengelola SPPG, pemerintah desa, kecamatan, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mengantisipasi kendala di lapangan, sehingga manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara optimal dan merata oleh masyarakat Kabupaten Pesawaran.(*)

banner 300x250
Bagikan berita ini:

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses