PESAWARAN, SBN – Warga Dusun Dam-C, Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, menyampaikan aspirasi mereka kepada Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza, dalam kegiatan reses pada Kamis (27/02/2025).
Aspirasi tersebut meliputi perbaikan jalan usaha tani dan dukungan pengembangan usaha berbasis pertanian.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wiyono, Melas Sutomo, mengungkapkan bahwa jalan usaha tani yang ada saat ini masih dalam kondisi kurang layak.
Padahal, para petani memiliki visi besar untuk menjadikan lahan seluas 25 hektare sebagai kawasan wisata hortikultura.
“Kami memiliki rencana besar untuk mengembangkan wisata hortikultura dengan konsep pertanian modern, seperti penanaman sayur-mayur dan komoditas lainnya. Namun, kami menghadapi kendala pada akses jalan yang belum memadai.
Kami berharap Bapak Mohammad Reza dapat memperjuangkan perbaikan jalan ini, karena setiap Jumat kami selalu bergotong royong, tetapi hasilnya masih terbatas,” ujar Melas.
Selain itu, Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Mawar juga turut menyampaikan harapan mereka. Sutirah, perwakilan KWT, menyampaikan bahwa mereka ingin mengembangkan sistem pertanian hidroponik sebagai langkah inovatif dalam budidaya tanaman.
“Kami sudah menerima bantuan H2N dari pemerintah provinsi. Namun, kami masih kekurangan alat dan perlengkapan hidroponik untuk menjalankan program ini secara maksimal. Kami berharap bantuan dari Bapak Mohammad Reza agar bisa segera terealisasi,” harap Sutirah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Mohammad Reza menegaskan bahwa dirinya siap memperjuangkan kepentingan warga Wiyono agar dapat direalisasikan dalam program pembangunan pemerintah.
“Aspirasi ini menjadi perhatian serius bagi saya. Reses ini bukan sekadar formalitas, tetapi momen untuk menyerap kebutuhan masyarakat. Saya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait dan Gubernur Lampung agar perbaikan jalan tani dan bantuan alat hidroponik bisa terealisasi,” kata Reza.
Ia juga menjelaskan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama: legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Sebagai wakil rakyat, saya memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa anggaran pembangunan diarahkan untuk kepentingan masyarakat, termasuk perbaikan infrastruktur pertanian dan pengembangan usaha tani,” tegasnya.
Dengan komitmen yang telah disampaikan, warga Wiyono berharap agar harapan mereka segera terealisasi demi meningkatkan kesejahteraan petani dan membuka peluang ekonomi baru melalui sektor pertanian modern.










